Menilik Ketatnya Integritas Seleksi Polri di Bangka Barat
Menariknya, dari total pendaftar, terdapat 27 perempuan tangguh yang siap bersaing memperebutkan kursi pengabdian.
Salah satu sorotan utama dalam tinjauan ini adalah komitmen memberantas praktik “jalan pintas”.
Kabag SDM Polres Bangka Barat, AKP Amri, yang mendampingi Kapolres, menegaskan bahwa sistem seleksi saat ini tidak memberikan ruang bagi percaloan.
“Kami pastikan proses berjalan terbuka. Jangan percaya pada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan. Semuanya murni hasil kerja keras peserta sendiri,” tegas Amri.
Sosialisasi masif yang dilakukan Polres Bangka Barat ke sekolah-sekolah dan pelosok desa sebelumnya terbukti efektif. Kini, bola berada di tangan para kandidat.
Di bawah pengawasan langsung pucuk pimpinan Polres, seleksi ini menjadi ajang pembuktian bahwa untuk menjadi pelindung masyarakat, integritas harus dijunjung tinggi bahkan sebelum seragam cokelat itu dikenakan.
Harapannya jelas: mereka yang terpilih nanti bukan sekadar lulus ujian fisik dan administrasi, melainkan mereka yang memiliki hati untuk melayani.
