Penambahan Dermaga di Tanjung Kalian menjadi PR Besar bagi ASDP
“Hanya saja, kelemahan kita Tanjung Kalian itu dermaganya cuma satu. Loh dengan kondisi dan formasi apapun, ketika dermaga satu tetap tidak bisa dengan lonjakan penumpang,” kata pemudik dengan tujuan Yogyakarta ini.
“Karena di sisi lain ada truck yang mau masuk, itu harus imbang memang. Di sisi lain mereka juga harus antarkan barang dan pulang. Dengan alasan apapun, memang seharusnya dua dermaga,” katanya.
Tanpa mengurangi rasa hormat pada PT ASDP, dermaga hanya ada 1 tetap akan membuat mobilitas menumpuk di momen besar. Kendati, perusahaan telah mengubah sistem tiket manual menjadi elektronik yang dinilai sebuah terobosan yang sangat baik.
“Tetap tidak terlayani kalau satu. Saya lihat Jumat kemarin bahkan ada 1000 lebih orang yang menyeberang. Sementara kapal kita ada berapa, dermaga kita satu ya akan susah,” ujar dia.
Sementara itu, Santo, pemudik dengan tujuan ke Kota Palembang juga memberikan harapan serupa. Meski begitu, penambahan dermaga ini juga harus diimbangi oleh Pelabuhan Tanjung Api-Api. Jika tidak semua akan percuma saja.
“Kalau di sini ditambah, di sana juga harus ditambah. Nanti malah antre di laut pula para pemudik dan terjebak dalam kapal. Karena kalau tidak salah di Tanjung Api-Api juga ada satu. Belum lagi persoalan pasang surut di sana,” katanya.
