“Penduduk kita banyak yang bergerak di sektor pertanian dan sejenisnya, ini yang harus terus didorong. Apalagi kebutuhan pokok kita masih banyak dipasok dari luar daerah. Kalau bisa diproduksi sendiri, harga lebih stabil dan lapangan kerja juga terbuka,” ujar Ketut Mertayasa, Selasa (18/3/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti besarnya peluang sektor pariwisata di Bangka Tengah yang dinilai belum tergarap maksimal.

Sebagai daerah kepulauan, lanjutnya, Bangka Tengah memiliki daya tarik wisata yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap rekreasi.

“Pariwisata juga perlu dikembangkan. Sekarang masyarakat tidak hanya fokus pada kebutuhan dasar, tapi juga sudah mengalokasikan pendapatan untuk rekreasi,” jelasnya.

Baca Juga  Amankan Hari Pemungutan Suara di 548 TPS, Polres Bangka Tengah Terjunkan 286 Personel

Ia berharap, optimalisasi sektor pertanian dan pariwisata dapat menjadi strategi efektif dalam menekan angka kemiskinan sekaligus memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.