Cerita Pemudik dan Fasilitas “WC Gratis” Dinas PUPR di Tanjung Kalian
Hal senada diungkapkan oleh Siti, pemudik lainnya. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas PUPR yang menempatkan unit toilet di titik-titik strategis arus mudik.
“Terima kasih Dinas PUPR Bangka Barat. Fasilitas ini membuat kami merasa diperhatikan. Menunggu jadi tidak terlalu terbebani,” katanya.
Penempatan fasilitas di buffer zone 2 merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Bangka Barat untuk memastikan arus mudik berjalan lancar dan manusiawi.
Keberadaan kantong parkir ini terbukti efektif mengurangi penumpukan kendaraan di jalan raya menuju pelabuhan, sementara fasilitas di dalamnya memastikan kebutuhan dasar pemudik tetap terpenuhi.
Kepala Dinas PUPR Bangka Barat, Novianto menyatakan bahwa penyediaan WC ini adalah bentuk pelayanan publik untuk menjawab keluhan pemudik di tahun-tahun sebelumnya.
“Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan para pemudik dapat beristirahat sejenak dengan nyaman. Sebelum melanjutkan perjalanan panjang mereka melintasi Selat Bangka,” ujar Novianto.
Di bawah langit Mentok yang mulai meredup sore itu, arus kendaraan terus mengalir. Namun kali ini, keluhan-keluhan lama berganti dengan ucapan terima kasih yang tulus dari mereka yang tengah merajut rindu menuju kampung halaman.
