Aditya menjelaskan, peningkatan volume kendaraan harus dibarengi dengan kesiapan konsentrasi pengendara. Untuk mendukung hal itu, Polres Bangka Barat telah menyiagakan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan, terutama di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian dan titik strategis lainnya.

Selain pos fisik, kepolisian juga mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Pihak kepolisian memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Kapolres menegaskan bahwa kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam meminimalisir insiden di jalan raya.

“Kami harap pemudik mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan, dan memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia agar angka kecelakaan dapat ditekan,” pungkasnya.

Baca Juga  Breaking News: Tim Gabungan Kepolisian Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Hafiza