Batianus Desak Pemprov Babel Libatkan DPRD dalam Penetapan Harga TBS
“Sehingga harga ini bisa menjadi patokan bagi kami untuk melakukan pengawasan, termasuk berkoordinasi dan melibatkan rekan-rekan media,” jelasnya.
Batianus juga menilai persoalan rendahnya harga TBS bukan hal baru, melainkan terjadi berulang dan cenderung menjadi rutinitas, terutama pasca hari besar keagamaan seperti Idulfitri.
“Melihat kondisi ini yang terus berulang, setelah Lebaran nanti kami akan bekerja sama dengan Apkasindo, mahasiswa, serta pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan,” katanya.
Ia berharap, dengan pengawasan yang lebih ketat, petani dapat memperoleh harga yang lebih layak, sementara pihak perusahaan tetap mendapatkan keuntungan secara wajar.
“Harapannya petani benar-benar mendapatkan harga yang layak, dan perusahaan juga tetap memperoleh keuntungan sehingga roda perekonomian bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
