Seorang Nelayan di Simpang Teritip Ditemukan Tewas Tenggelam saat Pasang Pukat
“Sekitar pukul 15.50 Wib, warga melihat alat tangkap milik korban sudah terpasang di laut, namun korban tidak terlihat di permukaan air,” ujar Miun, salah satu warga setempat.
Mendapat laporan kehilangan, tim gabungan dari BPBD Bangka Barat, pihak kepolisian, bersama masyarakat langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Setelah upaya pencarian intensif selama kurang lebih satu jam, tim gabungan akhirnya menemukan tubuh korban pada pukul 17.55 Wib. Dayat ditemukan tidak bernyawa tidak jauh dari titik penebaran pukat miliknya.
“Jenazah korban sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi nelayan setempat untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat melaut, terutama mengingat kondisi cuaca dan perairan yang sulit diprediksi.
