Tidak hanya menerima, para santri juga memberikan kenang-kenangan. Mereka mengumpulkan wakaf sebesar Rp 38 juta yang digunakan untuk pembangunan jalan conblok sepanjang 60 meter di lingkungan pesantren.

Staf Ahli Bupati Bangka, Boyandra, memberikan apresiasi tinggi terhadap lembaga ini. Ia menegaskan bahwa Islamic Centre Sungailiat merupakan pusat pendidikan yang terbukti berkualitas dan melahirkan generasi unggul.

“Alumni Islamic Centre banyak yang diterima di perguruan tinggi terkemuka. Masyarakat tidak perlu ragu menyekolahkan anaknya di sini,” tegas Boyandra.

Sementara itu, Kepala SMA Plus Bahrul Ulum, Ustadzah Yuniarsih, M.Pd, memaparkan bahwa dari 69 santri yang diluluskan, terdiri dari 15 putra dan 54 putri. Sebelum diwisuda, mereka telah melalui berbagai tahapan uji kompetensi, mulai dari rihlah, tes akademik, hingga munaqosah atau ujian kepesantrenan.

Baca Juga  3 Anggota Polres Bangka Resmi Dipecat

“Kita membekali mereka tidak hanya dengan ilmu agama, tetapi juga keterampilan yang bisa dipakai dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Kepuasan orang tua juga terlihat jelas. H. Jamaludin, S.Ag, mewakili wali santri menyampaikan terima kasih yang mendalam atas pengasuhan selama enam tahun.

“Enam tahun bukan waktu yang singkat. Kami sangat bangga dan berterima kasih atas didikan yang diberikan,” tuturnya.