Untuk itu, ia menekankan perlunya koordinasi dan dukungan lintas sektor guna mendorong peningkatan capaian program di tahun 2026.

“Keberhasilan program CKG tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, Efrianda juga menyoroti pentingnya peran aktif puskesmas dalam meningkatkan cakupan layanan, baik melalui pelayanan di dalam gedung maupun kegiatan luar gedung seperti skrining aktif dan kunjungan langsung ke masyarakat.

“Dukungan kader, perangkat desa, serta lintas sektor lainnya sangat dibutuhkan untuk menjaring sasaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Desa Namang Terpilih Jadi Titik Mock-up Launching Koperasi Merah Putih