“Ini penting untuk menekan penyakit menular seperti TBC, HIV/AIDS, dan kusta, sekaligus mengendalikan penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan di tingkat daerah melalui advokasi, komunikasi publik, serta mobilisasi masyarakat agar program kesehatan lebih efektif. Termasuk optimalisasi penanganan penyakit di seluruh fasilitas layanan kesehatan dan penguatan surveilans epidemiologi.

Meski masih ada indikator yang belum tercapai, sejumlah puskesmas di Bangka Tengah tetap menunjukkan kinerja positif.

Pada capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2025, Puskesmas Sungaiselan menempati peringkat pertama dengan capaian 113,8 persen, disusul Puskesmas Lubuk Besar 111,08 persen, dan Puskesmas Pangkalanbaru 103,51 persen.

Sementara untuk capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025, Puskesmas Lubuk Besar berada di posisi teratas dengan 41,33 persen, diikuti Puskesmas Namang 39,19 persen, dan Puskesmas Simpang Katis 38,49 persen. (**)

Baca Juga  60 Pengantin Ikut Nikah Massal, Algafry Sebut Ada 11 Ribu Pasangan tanpa Akta Nikah