Berdasarkan data sebaran terbaru, Kecamatan Mentok menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak yakni 19 titik. Disusul Kecamatan Kelapa (9 titik), Tempilang (7 titik), Parittiga (6 titik), dan Jebus (4 titik). Sementara itu, Kecamatan Simpang Teritip sejauh ini terpantau nihil titik api.

Selain memperketat patroli, Polres Bangka Barat juga telah memetakan 113 titik sumber air di berbagai wilayah. Pemetaan ini krusial untuk mempercepat respons pemadaman jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hebat di lokasi yang sulit dijangkau.

Terkait hal ini, Kapolres menegaskan larangan keras bagi masyarakat maupun perusahaan untuk membuka lahan dengan cara membakar. Selain merusak lingkungan, tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang tegas.

Baca Juga  Digerebek saat Pesta Narkoba, Wanita Muda Bandar Sabu di Airlintang Diringkus Polisi

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan beralih ke cara-cara ramah lingkungan dalam membuka lahan. Pencegahan adalah kunci utama,” tambahnya.

Polres Bangka Barat kini terus bersinergi dengan instansi terkait dan mengajak elemen masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi kepulan asap atau titik api di wilayah masing-masing guna menekan potensi bencana karhutla.