Menurut jadwal, pembangunan fisik diperkirakan mulai dilaksanakan pada awal Mei 2026.

“Setelah kajian Tim Ahli Cagar Budaya selesai, baru pembangunan dimulai. Estimasinya mungkin awal Mei mendatang,” tuturnya.

Untuk memastikan kelancaran proyek, Direktur dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya dijadwalkan meninjau langsung lokasi pada 23 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan serta komitmen pemerintah daerah dalam mendukung proyek strategis tersebut.

“Tanggal 23 April nanti, Direktur dari Ditjen Cipta Karya akan turun ke lapangan untuk melihat langsung keseriusan kita di daerah,” pungkas Abimanyu.

Dimulainya fase pembersihan ini menandai langkah konkret penataan Kota Tua Mentok setelah melewati proses perencanaan panjang, sekaligus menjadi komitmen Pemkab Bangka Barat dalam merevitalisasi kawasan bersejarah.

Baca Juga  Kafilah Kecamatan Tempilang Raih Juara Umum MTQH XIV Bangka Barat 2023