BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah  melalui Dinas Pendidikan terus menggencarkan aksi KAWAL 13 T (Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk 1 tahun pendidikan pra-sekolah).

Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry, mengatakan kampanye tersebut telah melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Ketua RT, RW, kepala lingkungan, kader posyandu, kader dasawisma, hingga guru TK, SD, dan para orang tua.

“Kami ingin mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap pendidikan anak-anak melalui aksi KAWAL 13 T, yang dimulai dari 1 tahun pendidikan pra-sekolah, 6 tahun pendidikan dasar, dan 6 tahun pendidikan menengah,” ujar Eva, Rabu (22/4/2026).

Ia menegaskan, program wajib belajar 13 tahun penting untuk memperkuat fondasi pendidikan sejak dini, mengatasi ketimpangan, serta menjamin akses pendidikan yang berkualitas di seluruh wilayah.

Baca Juga  Angka Kemiskinan Naik, Pemkab Bangka Tengah Susun Rencana Aksi Percepatan 2026

“Kita masih menemukan anak di tingkat sekolah menengah pertama yang belum bisa membaca, dan ini sangat memprihatinkan,” ungkapnya.