Kegiatan tersebut diikuti oleh 27 tahanan dengan menghadirkan dua penceramah, yakni Ustaz Muhammad Siddiq dan Ustaz Maulana Ikhsan. Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Siddiq menekankan materi tentang makna kefanaan dunia dan pentingnya mempersiapkan bekal untuk akhirat.

Untuk memastikan pesan tersampaikan dengan baik, pembinaan dilakukan secara interaktif melalui sesi tanya jawab. Pihak Polres juga melakukan pemantauan ketat guna memastikan program ini memberikan dampak nyata pada perubahan sikap harian para tahanan.

“Kami terus memantau efektivitasnya. Harapannya, saat kembali ke masyarakat nanti, mereka sudah memiliki mentalitas dan harapan baru,” tambah Yos.

Hingga kegiatan berakhir, suasana di ruang tahanan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Program Pelita ini diproyeksikan menjadi agenda rutin Polres Bangka Barat sebagai pendekatan humanis dalam mendukung proses rehabilitasi mental warga binaan. (**)

Baca Juga  Disbudpar Bangka Barat Gelar Pelatihan Tata Kelola, Bisnis dan Pemasaran Pariwisata