Dalam kesempatan tersebut, Bupati Riza juga mengajak para jemaah untuk menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap para jemaah dapat menjadi representasi masyarakat Bangka Selatan yang berakhlak baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

“Bapak dan Ibu adalah duta daerah. Tunjukkan sikap yang santun, tertib, dan mencerminkan nilai-nilai keislaman serta budaya Bangka Selatan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Riza turut menitipkan harapan agar para jemaah mendoakan Kabupaten Bangka Selatan agar semakin maju, sejahtera, dan diberkahi.

“Kami memohon doa dari Tanah Suci agar Bangka Selatan senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta para pemimpinnya diberikan kekuatan dan amanah dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga  Kejagung Kembali Periksa 4 ASN di Babel, Satu di Antaranya Eks Kacabdin ESDM Bangka Selatan

Ia juga berharap seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh.

“Kami berharap seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat, selamat, dan menjadi haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah,” pungkasnya.

Berdasarkan data kegiatan, total calon jemaah haji Bangka Selatan tahun 2026 berjumlah 158 orang, terdiri dari 73 laki-laki dan 85 perempuan.

Adapun sebaran jemaah per kecamatan yakni Kecamatan Toboali sebanyak 43 orang, Kecamatan Tukak Sadai 17 orang, Kecamatan Lepar 4 orang, Kecamatan Airgegas 67 orang, Kecamatan Pulau Besar 2 orang, Kecamatan Payung 12 orang, serta Kecamatan Simpang Rimba 13 orang.

Baca Juga  Usai Hadiri Salat Idulfitri di Masjid Agung, Riza Herdavid Halal Bihalal di Rumah Dinas

Untuk keberangkatan, jemaah calon haji Bangka Selatan tahun 2026 tergabung dalam Kloter 8 dan Kloter 9. Sebanyak 37 orang tergabung dalam Kloter 8 yang dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2026, sedangkan 121 orang lainnya masuk Kloter 9 yang akan diberangkatkan pada 3 Mei 2026.

Kegiatan ramah tamah ini menjadi wujud perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam memberikan dukungan moral kepada jemaah calon haji, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong keberangkatan ke Tanah Suci. (**)