Alami Sesak Napas di Puncak Bukit Pao, Pendaki Wanita Dievakuasi Tim SAR
Dipimpin langsung oleh Ahmad Syamsuddin, tim rescue bergegas mengevakuasi korban yang sudah dalam keadaan lemas. Mengingat lokasi korban berada di area dinding bukit yang terjal, tim memutuskan untuk menggunakan metode System lowering untuk menurunkan korban dari atas bukit menuju ke kaki bukit dengan aman.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup panjang dan menegangkan, pada pukul 21.30 Wib korban akhirnya berhasil dibawa turun mencapai kaki bukit. Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang menggunakan ambulans PSC 119 milik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, memberikan apresiasi atas respons cepat dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini.
“Kami menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia di Bukit Pau dan segera memberangkatkan tim untuk melakukan tindakan penyelamatan. Mengingat medan cukup terjal, tim menggunakan peralatan mountaineering dengan sistem lowering untuk memastikan korban dapat dievakuasi ke bawah dengan aman tanpa memperburuk kondisinya,” ujar Mikel.
Mikel juga mengimbau kepada masyarakat dan para pecinta alam agar selalu memperhatikan kondisi fisik serta kesiapan perlengkapan sebelum melakukan aktivitas pendakian.
“Kami bersyukur korban dapat dievakuasi dengan selamat berkat informasi cepat dari rekan korban dan kerja keras tim gabungan di lapangan. Kami mengimbau agar para pendaki selalu waspada, ukur kemampuan fisik, dan pastikan membawa perlengkapan standar demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
