Tidak heran bila zaman itu konvoi mobil berseliweran memasuki kawasan Wasrey. Tidak heran pula bila jalanan di sekitar Kampung Tanjung Ketapang selalu diperbaiki PT. Timah saat ada kerusakan sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya kepada warga setempat.

Dulu Bum Panjang itu dijadikan kawasan memancing bagi para warga sekitar. Saat musim cumi tiba, puluhan lampu petromax menghiasi Bum Panjang. Mewarnai malam di Bum Panjang. Bak kunang-kunang di langit.

Kawasan di sekitar Wasrey dijadikan parkir perahu nelayan sekitar. Puluhan kapal nelayan parkir di kawasan itu.

Bum Panjang memang sempat terbengkalai. Warga pun sudah jarang memancing di sana. Apalagi Bum Panjang terlihat rusak. Tiang penyangga tak ada. Papan sebagai alas kaki berjalan banyak yang roboh dimakan usia.

Baca Juga  Duet Petahana Riza-Debby Resmi Kembalikan Formulir Balon Bupati dan Wabup ke 7 Parpol

Kini, tiba-tiba Bum Panjang booming. Warga berduyun-duyun ke sana. Sebagai kawasan wisata baru.

Tidak heran bila hari libur, warga tumpah ruah di sana. Kawasan sekitar Wasrey padat. Dipenuhi warga dan parkir motor serta mobil pelancong dari berbagai daerah.

Bum Panjang bukan sekedar catatan sejarah tentang perkembangan perkemajuan daerah Toboali dan sekitarnya. Ketika berinovasi dapat relevan dengan perubahan zaman dan dapat bermanfaat bagi warga. Untuk kehidupan masyarakat.

Yo kite ngayau ke Bum Panjang.