Kehadiran Posyandu Baru 60 Persen, Eva Algafry Ingatkan Risiko Stunting di Bangka Tengah

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Rendahnya tingkat kehadiran masyarakat di posyandu di Kabupaten Bangka Tengah menjadi perhatian serius. Dari data yang ada, capaian kehadiran baru sekitar 60 persen, yang berarti masih banyak bayi dan balita belum terpantau tumbuh kembangnya secara optimal.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, mengingatkan kondisi ini berpotensi meningkatkan angka stunting jika tidak segera ditangani secara serius.

“Dari angka capaian tersebut, artinya masih banyak bayi yang belum terpantau tumbuh kembangnya secara optimal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan angka stunting jika tidak ditangani secara serius,” ujar Eva, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga  Gegara Foto dengan Paslon, Kades di Bangka Tengah Dikabarkan Diperiksa Bawaslu

Menurutnya, posyandu memiliki peran strategis dalam mencegah stunting, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

“Selama kita belum memberikan perhatian yang penuh dan serius kepada posyandu, stunting tidak akan turun. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, khususnya di tingkat kabupaten,” tegasnya.