Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendorong akses pendidikan serta menekan angka putus sekolah di Bangka Selatan. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen agar capaian IPM dapat sejajar dengan kabupaten lain.

“Kami akan terus berjuang agar IPM Bangka Selatan bisa setara dengan daerah lain. Fokus kami salah satunya memastikan anak-anak tidak putus sekolah dan tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkab Bangka Selatan juga telah menjalankan sejumlah program pro-pendidikan, termasuk dukungan dari pemerintah pusat. Tahun ini, terdapat dua sekolah yang telah direvitalisasi sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga tengah mengusulkan pembangunan sekolah rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan. Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan survei di tiga lokasi yang diusulkan.

Baca Juga  Jokowi Pastikan Tidak Ada Bansos Bagi Pelaku Judi Online

“Ini menjadi langkah nyata bagaimana pemerintah daerah mendapatkan perhatian dari pusat untuk meningkatkan pendidikan. Semoga pembangunan sekolah rakyat ini segera terealisasi, sehingga dapat mempermudah jangkauan pendidikan bagi masyarakat Bangka Selatan,” pungkasnya.

Dalam rangkaian upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 ini juga Bupati Riza Herdavid menyerahkan secara langsung kendaraan dinas dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kepada kepala sekolah SMKN 1 Toboali.