Ia berharap proses penyusunan RIPPM dapat melahirkan diskusi yang konstruktif, terbuka, dan solutif sehingga program yang dirumuskan nantinya tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap melalui penyusunan RIPPM ini lahir rumusan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Barat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Abimanyu, mengapresiasi langkah PT TIMAH yang kembali melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat dalam proses pembaruan dokumen RIPPM.

“Terima kasih kepada PT TIMAH atas pelaksanaan konsultasi publik ini. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa, mengingat aktivitas operasional PT TIMAH juga berada di wilayah Bangka Barat,” ujarnya.

Baca Juga  Kunjungi Produksi Area Kundur, Dirut PT Timah: Jangan Menyerah, Terus Lakukan Perbaikan

Menurut Abimanyu, penyusunan RIPPM memiliki arti penting karena akan menjadi landasan program pemberdayaan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, ia menilai masukan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui forum ini kita bisa mendiskusikan program-program prioritas yang dibutuhkan masyarakat, apakah itu sektor peternakan, pertanian, UMKM, atau sektor lainnya. Harapannya, program-program yang dirumuskan dapat berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bangka Barat,” katanya. (*)