“Ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah untuk mengembalikan kejayaan PPP. Kita akan bergerak bersama dan merangkul semua pihak,” tegas Andri dengan nada optimis.

Menatap Pemilu 2029, Andri sudah memasang kuda-kuda. Konsolidasi total menjadi agenda terdekatnya, mulai dari struktur kecamatan hingga ke tingkat ranting paling ujung. Ia sadar, politik bukan sekadar angka, tapi soal bagaimana merebut hati masyarakat melalui kehadiran nyata.

Targetnya tidak main-main. Untuk periode mendatang, Andri membidik minimal dua kursi di DPRD Bangka Barat. Bahkan, ia memberi sinyal kuat bahwa PPP tidak ingin lagi sekadar jadi penonton dalam kontestasi eksekutif.

“Tidak menutup kemungkinan kedepannya PPP Bangka Barat akan mengusung kader sendiri untuk duduk di kursi eksekutif,” ungkapnya.

Baca Juga  Ini Identitas Mayat Laki-laki yang Buat Geger Warga Kacung

Di luar urusan elektoral, Andri ingin mengubah stigma partai musiman. Ia menekankan bahwa partai harus memiliki napas panjang dalam melayani persoalan sosial dan ekonomi warga.

“PPP tidak boleh hanya muncul saat musim pemilu. Kami ingin hadir sebagai solusi konkret bagi persoalan masyarakat di Bangka Barat setiap harinya,” imbuh Andri menutup narasinya.

Kini, dengan struktur yang lebih solid dan modal satu kursi di tangan, nakhoda terpilih ini siap mengemudikan “Kapal Kakbah” mengarungi ombak politik lima tahun ke depan.