Ia menyebutkan terdapat tujuh titik yang hingga kini masih mengalami kendala sinyal, yakni Desa Penyak, Dusun Panang Desa Perlang, Desa Belimbing Terubus, Air Hitam Desa Keretak, Kampung Desa Lubuk Pabrik, Dusun C2 Lubuk Pabrik, dan Dusun Pulau Nangkak Desa Tanjung Pura.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Diskominfosta Bangka Tengah telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Pemerintah pusat, kata dia, memiliki program internet desa yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi wilayah blank spot.

Saat ini, Diskominfosta juga telah mengusulkan sejumlah wilayah blank spot di Bangka Tengah agar dapat masuk dalam program kampung internet.

“Mudah-mudahan sejumlah wilayah blank spot ini memenuhi syarat untuk dijadikan kampung internet. Kami terus berupaya, semoga pada 2027 program ini sudah bisa berjalan,” ujarnya.

Baca Juga  Cukup dengan Rp155 Juta ASN di Bateng Bisa Miliki Rumah