Buser Naga Ringkus 2 Remaja Spesialis Pencuri Kabel Tembaga di 9 TKP
Berdasarkan hasil interogasi, pelaku AS mengaku telah membobol rumah korban sebanyak dua kali.
Aksi Pertama: Pelaku masuk dengan merusak jendela menggunakan obeng. AS bertugas naik ke atas plafon dan memotong kabel tembaga menggunakan tang, sementara rekan lainnya membantu memegang dan mengumpulkan kabel.
Aksi Kedua: Merasa hasil penjualan pertama (Rp1,3 juta) kurang, pelaku kembali mengajak rekan lainnya pada pagi hari untuk menyisir tiga rumah kosong tambahan di area yang sama.
Pengolahan Hasil: Kabel-kabel tersebut kemudian dibawa ke Taman Mandara untuk dibakar guna mengambil tembaganya sebelum dijual ke tempat penampungan barang bekas (rongsokan).
Kombes Po Max Mariners mengatakan pihaknya turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan saat beraksi: 1 unit sepeda motor Yamaha F1ZR warna hitam, 1 karung tembaga hasil pembakaran, 1 buah tang warna oranye, dan 1 buah obeng warna biru.
Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Pangkalpinang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang berstatus DPO serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dari hasil pengembangan, AS mengaku telah beraksi di 9 lokasi berbeda, meliputi:
- Kulan (Kel. Tua Tunu)
- Pangkalan Baru
- Jalan Koba
- Pasir Putih
- Desa Namang
- Selindung
- Desa Balunijuk (Pencurian 3 mesin Robin)
- Desa Kace
- Air Mawar (Rumah pelapor)
