“Alhamdulillah, kita melihat kesadaran masyarakat sudah cukup baik terhadap risiko banjir. Kita berharap semangat ini tidak hanya berhenti di sini saja, tapi warga terus sadar akan pentingnya gotong royong,” ujar Cece Dessy kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi program nasional Indonesia Asri dan program unggulan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui gerakan “Pangkalpinang Bersih”.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Diharapkan semua warga Pangkalpinang tidak hanya perangkat kelurahan dan kecamatan, tetapi masyarakat juga harus peduli terhadap lingkungannya masing-masing,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Cece Dessy secara khusus mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di lahan kosong maupun saluran air yang berpotensi memicu banjir saat hujan deras mengguyur.

Baca Juga  Abang Hertza Dukung Solusi DPRD Babel, Minta PPPK Jangan Jadi Korban Aturan

“Kami mohon kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran menjaga lingkungan harus terus ditingkatkan demi kepentingan bersama,” pungkasnya.

Aksi gotong royong tersebut mendapat sambutan positif dari warga Air Salemba. Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat dinilai memberi semangat baru sekaligus contoh nyata bahwa penanganan persoalan lingkungan harus dimulai dari aksi bersama, bukan sekadar imbauan semata.*