Bantu Perjuangan Bayi Penderita Jantung Bocor, PT Timah Hadir Berikan Biaya Pengobatan
“Sekarang sudah ada perubahan, sebelumnya selama berbulan-bulan sulit makan karena muntah terus. Kami berharap kondisinya bisa semakin normal, karena nanti akan dilakukan tindakan operasi,” katanya.
Sebagai kepala keluarga yang bekerja serabutan, Zuljefri mengaku biaya transportasi dan akomodasi menjadi tantangan terbesar dalam proses pengobatan anaknya. Untuk sekali perjalanan berobat ke Batam membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Yang berat itu biaya perjalanan dan tempat tinggal selama pengobatan. Dalam waktu dekat kami juga harus kembali lagi ke Batam untuk tindakan medis” ungkapnya.
Ia bersyukur atas bantuan yang diberikan PT TIMAH karena sangat membantu meringankan beban keluarga dalam melanjutkan pengobatan sang anak.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH sangat membantu kami, terutama untuk biaya transportasi dan akomodasi. Terima kasih karena sudah membantu kami di tengah kesulitan untuk melanjutkan pengobatan anak kami,” tuturnya.
Zuljefri juga berharap PT TIMAH terus maju dan berjaya sehingga dapat terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan dan sosial. (*)
