Perkuat Hilirisasi Komoditas Unggulan, Dinas KUKM Babel Kolaborasi Bersama UGM
Sebelumnya, Pemprov Babel bersama (UGM) resmi melaksanakan penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) yang bukan hanya bersifat administratif, tetapi merupakan langkah nyata menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, teknologi dan pendampingan akademik dalam pembangunan daerah.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi daerah, penguatan ekonomi rakyat, serta percepatan transformasi ekonomi Bangka Belitung menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan dan hilirisasi komoditas unggulan daerah, seperti aren, kakao, gaharu dan minyak atsiri, sekaligus memperkuat peran koperasi dan UMKM dalam menciptakan nilai tambah ekonomi berbasis potensi lokal.
Salah satu fokus penting kedepan adalah pengembangan komoditas aren dari hulu sampai hilir. Aren merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi besar, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Namun, potensi tersebut masih perlu diperkuat melalui pendekatan yang lebih sistematis, mulai dari pembibitan, budidaya, penguatan kelembagaan petani, standardisasi produksi, pengolahan pascapanen, inovasi produk, pengemasan, sertifikasi, hingga perluasan akses pasar.
“Selama ini, aren telah dikenal oleh masyarakat sebagai sumber bahan baku gula aren, gula semut, nira dan berbagai produk turunannya,” tutup Arie.*
