Ia juga menekankan pentingnya transformasi digital dan inovasi dalam pengembangan UMKM di era ekonomi modern sehingga pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kegiatan FORBISDA dihadiri para pelaku UMKM, pengusaha muda, perbankan serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi daerah berbasis kewirausahaan dan koperasi.

“Forum ini juga dirangkaikan dengan UMKM Expo, business matching dan sesi diskusi strategis terkait potensi ekonomi daerah,” ujarnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Kepulauan Bangka Belitung, Hary Ardianto mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Koperasi dan UMKM yang terus aktif membangun ekosistem usaha yang kondusif bagi pengusaha muda dan pelaku UMKM.

Baca Juga  Momentum Hari UMKM Nasional 2024, Ini Kata Riza Aryani

“Melalui FORBISDA ini kita harap tercipta kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan dan berbasis potensi lokal,” tutupnya.**