Ia menyebut Bangka Belitung memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan harus mampu dimanfaatkan secara optimal oleh para pengusaha lokal, khususnya generasi muda.

“Forum bisnis daerah ini bertujuan menggali potensi daerah, karena kita tahu Babel sangat kaya. HIPMI bukan hanya sekadar organisasi biasa, tapi harus hadir di pertanian, perikanan, pertambangan, kesehatan hingga pariwisata,” ujar Harry.

Harry menegaskan HIPMI ingin menjadi organisasi yang aktif mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru yang mampu bersaing dan menjadi kekuatan ekonomi daerah di masa mendatang.

Harry turut menyoroti program pengembangan sentra kelapa dan aren yang saat ini tengah dipersiapkan bersama Pemerintah Provinsi Babel sebagai langkah memperkuat potensi ekonomi baru di Bangka Belitung.

Baca Juga  Gubernur Hidayat Arsani Ingatkan Sekolah Jangan Pungut Iuran ke Siswa

“Ke depan, program Pak Gubernur akan menjadikan Babel sebagai sentra kelapa dan aren. Sekarang sudah mulai pembibitan satu juta pohon aren dengan luas kawasan mencapai 109 ribu hektare yang sedang diproses perizinannya,” ungkapnya.

Selain itu, HIPMI Babel juga mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertambangan rakyat melalui pengaturan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar masyarakat dan pengusaha lokal dapat memperoleh kepastian usaha yang lebih baik.

“HIPMI tidak boleh jadi penonton. HIPMI harus menjadi penggerak ekonomi daerah. Kami ingin pengusaha lokal menjadi tuan rumah di Bangka Belitung,” tegas Harry.

Ia menambahkan, Forbisda diharapkan menjadi pemicu lahirnya semangat baru di kalangan anak muda untuk berani terjun ke dunia usaha, terutama dalam menyambut visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Pj Wali Kota Pangkalpinang Open House di Rumah Dinas

“Dengan kekayaan alam yang melimpah, seharusnya banyak pengusaha muda Babel yang sukses. Karena itu HIPMI hadir untuk mendorong dan mendampingi lahirnya pengusaha-pengusaha baru di daerah,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, berharap Forbisda mampu membuka peluang usaha dan investasi yang lebih luas bagi generasi muda di Bangka Belitung.

“Forbisda ini untuk masyarakat Bangka Belitung. Acara ini membuka ruang bisnis yang betul-betul melalui HIPMI Babel dan HIPMI Pangkalpinang. Harapannya kegiatan ini memberi manfaat bagi anak muda dan masyarakat Bangka Belitung,” ujar Hidayat.

Ia menilai HIPMI memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM, pertanian, perdagangan hingga pertambangan.

Baca Juga  BWA Distribusi 40.000 Mushaf Al-Qur’an di Bangka Belitung, Dukung Syiar Islam hingga Pulau Terluar

“HIPMI harus hadir di dunia pertambangan, pertanian dan perdagangan. Anak-anak muda ini adalah regenerasi ekonomi kita ke depan,” katanya.