“Harapan kami segera ada titik temu, supaya persiapan atlet tidak berlarut-larut karena masih banyak tahapan yang harus dikerjakan,” tambahnya.

Dispora Beltim: Ada Harapan Tambahan Anggaran dan CSR

Sementara itu, Kepala Dispora Beltim, Amrizal menjelaskan pemerintah daerah saat ini masih berupaya mencari solusi terbaik agar cabang olahraga yang dipersiapkan dapat tetap mengikuti Porprov.
“Yang jelas saat ini ada anggaran Rp1,5 miliar terlebih dahulu. Namun kita berharap nanti ada regulasi yang memungkinkan penambahan anggaran melalui ABT,” jelas Amrizal.

Amrizal menyebut kemungkinan tambahan anggaran berkisar Rp1,2 miliar, meski masih menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, Amrizal juga mendorong seluruh pihak untuk melakukan efisiensi pengeluaran selama persiapan Porprov.

Baca Juga  Komunitas Madu Teran Belitung Timur Manfaatkan Lahan Reklamasi PT Timah Tbk Untuk Ternak Madu Teran Trigona

“Misalnya pelatihan ke luar daerah dikurangi dulu, rapat-rapat luar daerah ditekan, termasuk perlengkapan atlet menggunakan yang standar tapi tetap layak. Yang penting semangat atlet tetap terjaga,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh mematahkan motivasi atlet Beltim untuk berprestasi.

“Prestasi itu akan mengikuti kalau pembinaan dan semangatnya terus dijaga,” ujarnya.

PSSI Beltim Berharap Kepastian Keberangkatan

Perwakilan cabang olahraga beregu dari PSSI Beltim, Endriansyah mengaku berharap RDP kali ini dapat menghasilkan keputusan final terkait cabang olahraga yang akan diberangkatkan.

“Kami berharap sebenarnya hari ini sudah ada keputusan final. Namun tadi masih dibahas beberapa solusi, termasuk kemungkinan tambahan anggaran pada perubahan APBD nanti,” ujar Endriansyah.

Baca Juga  Sinkronkan Fakta dengan Paparan PB Porprov VI Babel, DPRD akan Cek Kesiapan Venue dan Penginapan

Anggota DPRD Beltim ini mengatakan PSSI Beltim sendiri telah melakukan persiapan sejak lima bulan terakhir dan tetap berkomitmen mengikuti Porprov meskipun dengan keterbatasan anggaran.

“Kalau sepak bola sendiri kebutuhan maksimal sekitar Rp500 juta untuk pemain dan official. Tapi kalau memang anggaran minim, kami tetap siap berangkat. Yang penting ada kepastian dan rekomendasi,” katanya.

Menurut Endriansyah, semangat cabang olahraga beregu saat ini tetap tinggi demi membawa nama baik Beltim di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Kami tetap optimis. Berapapun anggaran yang tersedia nanti, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar cabang olahraga bisa tetap berangkat dan bertanding,” pungkasnya. @2!