Kick Off PPSP 2026 Digelar, Pemkab Bangka Selatan Perkuat Komitmen Sanitasi Berkelanjutan

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2026 sebagai langkah awal memperkuat komitmen pembangunan sanitasi berkelanjutan di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Studio Perencanaan Pulau Kelapan, BAPPELITBANGDA Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat provinsi hingga kabupaten, di antaranya BAPPELITBANGDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kepulauan Bangka Belitung, serta sejumlah organisasi perangkat daerah dan anggota Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Bangka Selatan.

Baca Juga  Geger! Seorang Penambang Timah di Toboali Tewas Gantung Diri

Mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M., kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Bangka Selatan Muhammad Zamroni, S.STP. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi untuk meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, sanitasi yang baik menjadi fondasi penting bagi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, melalui kegiatan Kick Off Meeting PPSP ini, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan sanitasi permukiman di Kabupaten Bangka Selatan.

“Komitmen terhadap pemenuhan kebutuhan dasar ini juga sejalan dengan Agenda Global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya Goal ke-6, yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua,” ujar Zamroni.

Baca Juga  Pemkab Bangka Selatan Sambut Kunjungan Bangka Tengah: Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah

Zamroni juga menjelaskan bahwa dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2025–2045, terdapat sejumlah indikator utama pembangunan yang berkaitan erat dengan sektor sanitasi. Indikator tersebut meliputi akses rumah tangga terhadap hunian layak dan sanitasi aman, pengelolaan sampah, layanan pengumpulan sampah, prevalensi stunting, akses air minum perpipaan, hingga persentase desa mandiri.

Namun demikian, berdasarkan baseline capaian sanitasi tahun 2026, Kabupaten Bangka Selatan masih memiliki sejumlah tantangan dan kesenjangan yang perlu dikejar guna mencapai target pembangunan sanitasi jangka menengah tahun 2029.