Wali Kota menjelaskan, berbagai urusan masyarakat mulai dari administrasi kependudukan seperti KTP, surat pindah, surat kelahiran hingga surat kematian, tidak terlepas dari peran RT dan RW. Selain itu, persoalan keamanan lingkungan, kebersihan, kesehatan masyarakat hingga menjaga kerukunan dan semangat gotong royong juga sangat bergantung pada kepedulian para pengurus lingkungan tersebut.

Prof. Saparudin juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yang saat ini menjadi perhatian nasional. Ia meminta seluruh RT dan RW aktif menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Saya berharap pengurus RT dan RW dapat menjadi penghubung yang baik antara pemerintah dan masyarakat, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah demi menjaga keharmonisan di lingkungan,” ucapnya.

Baca Juga  Hadir di HUT ke-4 IBB, Wali Kota Pangkalpinang Ajak Jaga Harmoni dalam Keberagaman

Di sisi lain, Wali Kota mengingatkan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

Karena itu, RT dan RW memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, mulai dari penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan keluarga hingga kesehatan lingkungan. Dia pun mengajak seluruh pengurus RT dan RW meningkatkan sinergi dan memanfaatkan teknologi secara bijak guna menciptakan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat.

“Bangun komunikasi yang baik, semangat kebersamaan, dan budaya gotong royong demi mewujudkan lingkungan yang nyaman dan sejahtera,” tutupnya.