Zeva dan Hesti Sukses Bawa Sanggar Seni Yuwaraja Bangka Selatan Raih Juara 1 di Belitung
“Secara harfiah, Hire Barek berarti Sirih Jaman Dulu. Karya tersebut menggambarkan pergeseran makna tradisi menyirih yang dahulu menjadi simbol persaudaraan, keramahan, dan identitas budaya Melayu, namun perlahan mulai dipinggirkan oleh perkembangan zaman,” ujar Reve saat diwawancarai.
Melalui tokoh “Nyire”, pertunjukan ini menghadirkan pergulatan batin antara mempertahankan nilai-nilai budaya lama dengan tuntutan realitas modern yang serba praktis dan visual.
Setiap gerak tari menjadi refleksi kegelisahan generasi masa kini terhadap warisan budaya yang mulai dianggap usang bahkan memalukan. Namun demikian, “Hire Barek” tidak hanya menghadirkan narasi kehilangan tradisi, melainkan juga menjadi ruang refleksi bahwa budaya sejatinya tidak untuk ditinggalkan, melainkan dimaknai kembali agar tetap hidup, tumbuh, dan relevan di tengah perubahan zaman.
“Keberhasilan Sanggar Seni Yuwaraja meraih Juara 1 pada Festival Budaya Napak Sireh 2026 menjadi bukti bahwa karya seni berbasis tradisi lokal tetap memiliki ruang kuat untuk diapresiasi di tengah perkembangan seni pertunjukan modern,” tegas Reve.
Selain menjadi prestasi bagi sanggar, capaian tersebut juga menjadi kebanggaan bagi dunia seni dan budaya Bangka Belitung.
Pada kesempatan itu, Reve, S.Pd. selaku Ketua Sanggar Seni Yuwaraja turut menyampaikan ucapan selamat, terima kasih, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irvan Septarangga dan Hertanto Santoso selaku koreografer dan penata tari, serta Hesti Kumalasari sebagai komposer musik dalam kompetisi tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tim yang telah berperan besar dalam proses persiapan hingga penampilan di panggung kompetisi.
Reve juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan Datok Ateng Rosyadi dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Bangka Selatan yang menjadi narasumber dalam penggalian cerita tarian yang dibawakan oleh Sanggar Seni Yuwaraja. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, khususnya Bidang Kebudayaan, yang telah memberikan dukungan terhadap proses pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah.
