Kronologi kejadian bermula saat Honda Vario silver yang dikendarai oleh seorang pelajar, RF (15), melaju dari arah Muntok menuju Pangkalpinang. Saat melintas di depan SMP Negeri 1 Simpang Teritip, motor yang dikendarai RF bertabrakan dengan motor hitam yang dikendarai S, warga Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, yang saat itu baru keluar dari sebuah rumah makan Padang di seberang jalan.

Akibat benturan keras tersebut, S dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, RF mengalami patah tulang tangan kiri serta luka lecet di bagian kaki kanan dan langsung mendapatkan perawatan medis.

Polisi di lapangan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata identitas para pengendara, dan mengevakuasi barang bukti berupa kedua kendaraan ke Mako Polsek Simpang Teritip.

Baca Juga  PMI Babar Vakum, Deddi Harap Jadi Atensi Serius Bupati

Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Satlantas Polres Bangka Barat.

Atas kejadian ini, Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas dan memastikan situasi jalan benar-benar aman sebelum memotong atau menyeberang ke badan jalan.