Kemudian, dapat melakukan diversifikasi menu berbasis potensi lokal, adanya ketergantungan ekstrem pada telur dan ayam seharusnya dapat dikurangi. Politik pangan nasional harus fleksibel. Misalnya jika di suatu daerah anggap saja daerah Kepulauan Bangka Belitung, produksi ikan dan hasil laut yang melimpah, komoditas itulah yang diharapkan harus diprioritaskan menjadi sumber protein MBG. Kebijakan ini tentunya terkesan realistin akan meredam tekanan permintaan pada satu atau dua komoditas sembako utama.

Lalu dengan revitalisasi fungsi badan pangan nasional dan Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Bulog harus bertindak sebagai stabilitator yang agresif, bukan sekadar pengamat inflasi. Mereka harus melakukan intervensi pasar nyata begitu Harga sudah didapati naik melebihi 10% dari Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan memanfaatkan cadangan pangan darurat yang sudah disiapkan jauh sebelum program MBG disahkan.

Baca Juga  Melirik Potensi Budidaya Perikanan di Bangka Belitung

Dengan berlayarnya program mulia ini, politik harga komoditas pertanian kita sedang diuji. Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah ujian nyata nasional apakah pemerintah mampu mensinkronisasikan kebijakan sosial dengan realitas ekonomi pertanian di lapangan yang menyangkut banyak rakyat.

Tentunya semua berharap agar tidak terjadinya paradoks, yang mana program yang dirancang untuk menyehatkan bangsa justru melahirkan masalah gizi baru di sektor rumah tangga akibat daya beli mereka yang tergerus inflasi sembako. Menyukseskan MBG berarti juga harus mengamankan harga dapur para ibu di seluruh pelosok negeri. Sebab, gizi nasional tidak akan pernah tercapai jika untuk makan sehat di rumah saja, rakyat harus mengencangkan ikat pinggang dalam-dalam

Baca Juga  Konsekuensi Hukum Menggunakan Fotokopi KTP Orang Lain Tanpa Izin untuk Pendaftaran Pilkada

Daftar Pustaka

Badan Gizi Nasional. (2025, 6 Januari). Program Makan Bergizi Gratis resmi diluncurkan di 26 provinsi.

Espos.id. (2025, 3 November). BPS: Imbas program MBG, harga telur dan ayam naik, inflasi sentuh 0,28%.

Badan Pusat Statistik. (2025, 3 November). Konferensi pers: Perkembangan inflasi Oktober 2025 [Pernyataan Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini]. Jakarta: BPS.