“Selama ini pasar kami baru di sekitar wilayah Balai dan kami masih terus mencari pelanggan baru. Biasanya ada yang tanya-tanya lewat WhatsApp dan Facebook. Alhamdulillah, lewat bazar yang difasilitasi penuh oleh PT TIMAH ini, kami punya kesempatan besar mempromosikan produk, dan hari pertama ini sudah ada produk yang langsung dibeli pengunjung,” ujar Arman dengan penuh semangat.

Arman pun menaruh harapan besar terhadap keberlangsungan program kemitraan ini. “Semoga PT Timah makin jaya dan sukses selalu, serta konsisten mengangkat derajat UMKM di daerah Kundur agar bisa lebih mandiri,” tambahnya.

Selain produk kerajinan, PT TIMAH juga memboyong komunitas kuliner yang sehari-hari mengisi Galeri UMKM PT Timah di Pelabuhan Tanjung Makom. Perwakilan galeri, Ana, memanfaatkan momen ini dengan membawa puluhan produk makanan ringan.

Baca Juga  PT Timah Setor Pajak dan PNBP Rp1 Triliun untuk Pembangunan Nasional

“Hari ini saya membawa keripik pisang tanduk, keripik kentang rumput laut, sarang burung, kentang balado, kembang goyang, hingga cheese cake,” kata Ana.

Bagi Ana, ini adalah kali pertama dirinya diajak langsung oleh PT TIMAH untuk mengikuti pameran besar di luar galeri pelabuhan. Ia mengakui bahwa fasilitas pameran seperti ini sangat membantu meningkatkan omset dan mengenalkan camilan lokal kepada masyarakat yang lebih luas, terutama produk keripik kentang rumput laut yang selalu menjadi buruan konsumen.

“Ini sangat membantu dalam mempromosikan produk UMKM, semakin dikenal diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk UMKM,” harapnya. (*)