“Alhamdulillah hari ini sudah terlaksana razia gabungan. Ini untuk menegaskan ke publik bahwa Rutan Muntok harus bersih dari barang terlarang, terutama handphone, narkoba, dan peredaran uang tunai,” ujar Andry setelah kegiatan selesai.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan instruksi langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan.

Ade juga menyoroti temuan uang tunai di dalam rutan. Ia mengingatkan bahwa Rutan Muntok saat ini tengah menggalakkan program lingkungan bebas uang tunai (cashless) melalui digitalisasi.

“Kami sudah bekerja sama dengan Bank BRI untuk penggunaan kartu Brizzi bagi warga binaan. Penyitaan uang tunai ini penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan di dalam rutan,” kata Ade.

Baca Juga  Safari Ramadan di Desa Ibul, Ini Sejumlah Aspirasi Warga

Meski menyasar seluruh sudut kamar hunian, operasi pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kakanwil turut mengapresiasi seluruh petugas yang bertindak secara humanis, profesional, dan tetap mematuhi standar operasional prosedur (SOP).

Melalui momentum ini, pihak pemasyarakatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung program pembinaan dan pengawasan di dalam rutan. Dukungan publik dinilai krusial demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang transparan, bersih, dan berintegritas.