Bobol Rumah dan Terlibat Kekerasan Seksual, Residivis di Pangkalpinang Diringkus
AKP Singgih mengatakan pelaku yang ditangkap di kawasan Parit Lalang mengakui semua perbuatannya. NP membeberkan caranya membobol rumah korban hingga menggunakannya untuk foya-foya:
Pelaku berjalan kaki mendatangi rumah korban saat dini hari, lalu merusak kunci pintu belakang menggunakan kawat gantungan baju yang ia temukan di halaman.
Selain itu, barang bukti sempat disimpan di rumah seorang wanita bernama MM.
“Tiga ponsel korban dijual seharga Rp1,5 juta, sedangkan dua tabung gas dijual seharga Rp180 ribu. Kipas angin dan pengeras suara dipakai sendiri oleh pelaku,” jelas Singgih.
“Seluruh uang tunai hasil curian dan hasil penjualan barang habis digunakan pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu dan bermain judi online.”
Singgih menambahkan, dalam proses pemeriksaan lebih lanjut, NP juga mengakui telah melakukan tindak pidana kekerasan seksual yang saat ini sedang diproses dalam laporan berbeda.
Pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolresta Pangkalpinang. AKP Singgih Aditya Utama menjelaskan, penyidik saat ini sedang melengkapi berkas perkara, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.
