Memaknai Buku “Buk Geriul” Karya Rusmin Sopian
Dalam karya buku cerpen “Buk Geriul” yang ditulis Oleh Rusmin Sopian, digambarkan sesosok Kepala Desa yang yang dicap oleh warganya sebagai sosok “Buk Geriul” yang artinya lain dikata lain ditindakan.
Sosok pemimpin yang memiliki karakter “Buk Geriul” maka akan kehilangan kepercayaan dari masyarakat.
Biasanya sosok pemimpin “Buk Geriul” hanya akan umbar janji manis dan mengedepankan syahwat dan kepentingan kekuasannya tanpa memikirkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya.
Sosok pemimpin notebenenya adalah sosok panutan dan pelayan masyarakat yang harus menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran.
Sosok pemimpin harus meneladani akhlak, perilaku dan sifat yang telah diajarkan oleh baginda Nabi Muhammad saw. Empat sifat Nabi Muhammad saw yang dapat dijadikan pedoman ialah Siddiq (jujur), Tabligh (menyampaikan), Amanah ( Dapat dipercaya) dan Fathanah (cerdas).
Menurut hemat penulis, makna mendalam dari karya buku cerpen “Buk Geriul” yang ditulis oleh Rusmin Sopian ialah bagaimana agar setiap insan menjadi pribadi yang jujur dan mampu menyesuaikan antara perkataan dan perbuatannya.
Jika kita menjadi sosok “Buk Geriul” maka kita akan kehilangan kepercayaan dari orang lain tidak akan mendapatkan berkah & ridho Allah SWT.
Sebaliknya, jika kita mampu menjadi sosok yang jujur dan mampu mengharmonikan antara perkataan dan perbuatan, maka kita akan senantiasa mendapatkan kepercayaan penuh oleh orang-orang di sekeliling kita dan kehidupan kita akan senantiasa diberkahi dan diridhoi oleh Allah SWT.
Akhir kata, penulis mengucapkan selamat atas lahirnya sebuah karya buku cerpen fenomenal “Buk Geriul” yang ditulis oleh Rusmin Sopian.
Semoga karya buku tersebut akan memperkaya wawasan dan menjadi amal jariyah bagi penulis dan pembaca yang budiman.
