Lebih lanjut disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Peran aktif Indonesia dalam misi perdamaian dunia, termasuk kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), upaya mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah, menjadi bukti nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam hubungan internasional.

Dalam kesempatan tersebut, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) yang tidak hanya dihafalkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Selain itu, para kepala daerah dan pemangku kebijakan diingatkan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan senantiasa berlandaskan nilai keadilan sosial, menjamin hak-hak seluruh lapisan masyarakat, serta memperkuat upaya melawan intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmoni kehidupan berbangsa.

Baca Juga  Wabup Debby Teken Kerja Sama Antardaerah TPID Belitung Timur

Menutup amanatnya, Wabup Debby memyampaikan bahwa Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, sebagai wujud penghormatan terhadap dasar negara sekaligus tekad bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.