Seleksi Program Beasiswa PT Timah Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional
Untuk menghadapi tes kesehatan, Juli mengaku telah melakukan berbagai persiapan, termasuk mengikuti seluruh persyaratan yang ditentukan panitia seperti berpuasa selama 12 jam sebelum pemeriksaan dan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.
Menurutnya, motivasi terbesar mengikuti Program Kelas Beasiswa PT TIMAH adalah keinginan pribadi untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Saya tertarik ikut program ini karena ingin membantu meringankan beban orang tua, sehingga tetap bisa sekolah di sekolah yang bagus tanpa harus mengeluarkan biaya,” ujarnya.
Ia juga menilai seluruh proses seleksi berjalan dengan baik dan objektif. Baginya, peserta yang berhasil bertahan hingga tahap ini merupakan siswa-siswa terbaik yang memiliki kualitas dan kemampuan yang baik.
“Saya rasa seleksinya berjalan dengan baik. Teman-teman yang lolos sampai tahap ini menurut saya memang peserta yang berkualitas,” tambahnya.
Juli berharap hasil tes kesehatan yang dijalaninya dapat berjalan lancar sehingga bisa membawa dirinya lolos dan diterima sebagai peserta Program Kelas Beasiswa PT TIMAH di SMA Negeri 1 Pemali.
“Semoga hasil tes kesehatan saya baik dan bisa lolos sampai diterima di SMA Negeri 1 Pemali,” harapnya. (*)
