Keberhasilan 13 siswa ini tersebar di berbagai program studi yang memiliki tingkat keketatan tinggi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Catatan gemilang ini dipelopori oleh seorang siswa yang sukses menembus Filsafat Universitas Indonesia (UI), salah satu kampus terbaik dan tertua di tanah air. Prestasi di Pulau Jawa semakin diperkuat dengan kelulusan satu siswa lainnya jurusan Teknik industri di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, yang dikenal sebagai salah satu kampus dengan rumpun ilmu terbaik di Jawa Tengah.

Tidak hanya berjaya di kancah nasional, para siswa SMA Muhammadiyah Toboali juga mendominasi jalur masuk perguruan tinggi negeri di tingkat lokal.

Sebanyak 9 siswa berhasil melenggang ke Universitas Bangka Belitung (UBB), kampus negeri utama yang menjadi kebanggaan Bumi Serumpun Sebalai.

Baca Juga  Yuk Siapkan Berkas! Mulai Hari Ini Pendaftaran PPPK Pemkab Basel Dibuka, Ini Persyaratannya

Sementara itu, 2 siswa lainnya sukses mengamankan kursi di Politeknik Manufaktur Negeri (Polman Babel), sebuah institusi pendidikan vokasi teknik terkemuka di Bangka Belitung yang dikenal mencetak lulusan siap kerja.

Kabar gembira ini langsung menyebar luas dan mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid serta alumni.

Keberhasilan ini diharapkan dapat mengikis stigma bahwa sekolah swasta di daerah sulit bersaing dengan sekolah-sekolah di kota besar dalam menembus PTN klaster utama.

Pihak sekolah berharap, prestasi yang diukir oleh ke-13 siswa ini dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi adik-adik kelas mereka yang saat ini masih duduk di kelas X dan XI.

Keberhasilan kakak tingkat mereka menjadi bukti nyata bahwa dengan ketekunan, doa, dan arahan yang tepat, mimpi setinggi apa pun bisa diwujudkan.

Baca Juga  Tim Baye Racing Toboali Borong 9 Tropi di Drag Bike KNPI Babel

Selamat kepada seluruh siswa-siswi SMA Muhammadiyah Toboali yang telah dinyatakan lolos SNBT 2026.

Selamat memasuki gerbang perguruan tinggi, teruslah belajar dengan giat, jaga nama baik almamater, dan bersiaplah untuk kembali memajukan daerah asal di masa depan. Bagi siswa yang belum beruntung, perjalanan masih panjang dan berbagai jalur prestasi lain masih terbuka lebar.