“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Sebelumnya kondisi surau memang sudah memprihatinkan, terutama bagian lantai dan plafon. Kalau tidak segera diperbaiki mungkin kondisinya akan semakin rusak,” ujarnya.

Samliah mengatakan, Musala Al Fajruh tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat seperti pengajian dan aktivitas majelis taklim.

Karena itu, renovasi musala diharapkan dapat membuat masyarakat semakin nyaman dalam melaksanakan berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan.

“Musala ini juga digunakan untuk kegiatan majelis taklim dan aktivitas keagamaan lainnya. Mudah-mudahan setelah direnovasi jamaah semakin nyaman dan kegiatan ibadah semakin ramai,” tambahnya.

Bantuan renovasi sarana ibadah merupakan bagian dari komitmen PT TIMAH untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. (*)

Baca Juga  Hari Jadi Pertambangan dan Energi 2025: PT Timah Fokus Hilirisasi dan Pengembangan Mineral Ikutan