“Kami telah berupaya semaksimal mungkin dengan melibatkan berbagai unsur dan metode pencarian. Mengingat hasil yang masih nihil serta mempertimbangkan berbagai kendala di lapangan, diputuskan operasi SAR ini dihentikan,” ujar pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.

Operasi SAR yang melibatkan personel dari Kansar Pangkalpinang, USS Mentok, BPBD Bangka Barat, perangkat desa, serta dukungan dari TNI/Polri dan masyarakat setempat ini berakhir dengan status nihil.

Meskipun operasi SAR dihentikan, pihak Basarnas akan tetap melakukan pemantauan secara berkala. “Jika ke depan ditemukan informasi akurat atau tanda-tanda keberadaan target, operasi SAR akan segera dibuka kembali,” tambah pihak Basarnas.

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya pencarian selama lima hari terakhir. Pihak keluarga korban pun telah mendapatkan penjelasan terkait penghentian operasi ini dan diharapkan tetap tenang dalam menghadapi situasi ini.

Baca Juga  Kemandirian Pangan dan Pengendalian Inflasi Masuk RPJPD Bangka Barat 2025-2045