“Untuk salat lima waktu saja jamaah cukup ramai, selain itu, banyak kegiatan keagamaan masyarakat maupun pemerintah daerah yang dilaksanakan di sini,” katanya.

Meski aktivitas keagamaan berlangsung cukup padat, kata dia, perawatan fasilitas masjid selama ini sebagian besar dilakukan secara swadaya melalui infak jamaah.

“Masjid ini cukup besar sehingga biaya perawatannya juga tidak sedikit. Selama ini kami berusaha melakukan perawatan secara bertahap dari infak jamaah,” jelasnya.

Bani menyebut bantuan dari PT TIMAH akan diprioritaskan untuk memperbaiki fasilitas yang berkaitan langsung dengan kenyamanan jamaah seperti pendingin ruangan dan renovasi fasilitas pendukung lainnya.

“Selama ini pendingin ruangan masih sangat terbatas, padahal jamaah cukup banyak. Selain itu, fasilitas toilet dan saluran pembuangan juga akan diperbaiki supaya lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan,” ujarnya.

Baca Juga  Puncak Bulan K3 Nasional 2026, PT Timah Berikan Penghargaan Karyawan dan Mitra Kerja

Ia mengaku bersyukur karena bantuan tersebut dinilai sangat membantu meningkatkan kualitas fasilitas ibadah bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH karena sudah membantu melihat kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini membuat jamaah semakin nyaman beribadah dan kegiatan keagamaan bisa berjalan lebih baik,” katanya. (*)