Pulau Lepar Jadi Tuan Rumah Peringatan Harganas Provinsi Babel 2026
“Saya berterima kasih sama BKKBN sudah memilih Pulau Lepar untuk kegiatan sosialnya nanti. Makanya mungkin dari Pemda juga akan melakukan beberapa hal lewat Baznas, lewat CSR, apa yang bisa kita perbantukan untuk masyarakat Pulau Lepar dan sekitarnya,” ujarnya.
Agar apa yang menjadi kegiatan daerah selaras dengan nasional, khususnya pada program Genting, Riza telah menyusun segala sesuatunya di tengah efisiensi anggaran. Dengan begitu, kegiatan di daerah dapat tepat sasaran dan tercatat di nasional melalui program Genting oleh BKKBN.
“Karena kalau nggak masuk program Gentingnya BKKBN, apa yang kita bangun juga nggak akan ada dalam catatan nasional. Jadi biar berimbang kepentingan Genting dan kepentingan rakyatnya terpenuhi, nah ini akan kami lakukan update-nya nanti ke depan dari dinas terkait,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BKKBN Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa membenarkan Desa Penutuk sebagai tuan rumah rangkaian peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026.
“Jadi rangkaian hari keluarga itu dimulai dengan pelayanan KB pada 8 Juni. Ada lansia berdaya, genting, webinar juga. Jadi semua rangkaian itu satu bulan sampai tanggal 29 Juni. Selain di Bangka Tengah, juga kita ngambil dari kepulauan dulu di Bangka Selatan, ada pelayanan KB gratis. Kemudian ada pelayanan tamasya, kampung KB, dan sebagainya,” ujarnya.
Fazar mengatakan, dalam kegiatan itu, juga akan diikuti dengan peluncuran gerakan Genting. Peletakan batu pertama pembangunan jamban, rumah layak huni sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kepulauan.
“Kepulauan ini kan seharusnya sama dengan yang di daratan. Tetapi lebih banyak kegiatannya di daratan. Makanya kita harus menyamakan pelayanan kepada masyarakat itu. Gak ada perbedaan antara pulau dengan daratan, ya jadi harus sama kualitas semuanya sama, begitu juga dengan Pulau Lepar akan mendapatkan pelayanan dan manfaat yang sama dalam momentum Harganas ke-33 ini,” tutupnya.
