“Kenapa sebagai Ketua RW 02 yang baru tiga bulan menjabat, dia tidak mencari solusi terbaik untuk masyarakatnya sendiri? Malahan terkesan hanya memikirkan ego pribadi tanpa memikirkan dampak ekonomi yang kami hadapi,” kata M saat dikonfirmasi di lokasi aksi, Rabu (10/6/2026).

Tuntutan serupa disampaikan oleh dua perwakilan warga lainnya, L dan O. Mereka menyatakan telah melayangkan mosi tidak percaya dan mendesak pihak kelurahan segera mengganti Ketua RW 02. Warga membandingkan kepemimpinan saat ini dengan pengurus RT dan RW terdahulu yang dinilai lebih akomodatif terhadap aktivitas warga di laut.

“Kami minta dia diganti. Selama ini, RW dan RT di Keranggan tidak pernah mengusik pekerjaan kami di laut. Bagi mereka yang penting dapur warga berasap. Enak mereka ada gaji bulanan dari pemerintah, sedangkan kami tidak ada pemasukan lain kalau bukan bergantung dari hasil tambang tersebut,” ujar L.

Baca Juga  Leviyan Minta Dinas PUPR Segera Bangun Jembatan Permanen di Desa Sekarbiru

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi Lurah Keranggan dan Ketua RW 02 guna mendapatkan konfirmasi serta klarifikasi resmi terkait tuntutan pencopotan jabatan tersebut.

Timelines.id juga memberikan ruang hak jawab sesuai kode etik jurnalistik dan UU Pers No 40 tahun 1999.