Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM, Program PT Timah Menjangkau 69.653 Penerima Manfaat
Komitmen pemberdayaan kelompok rentan juga diwujudkan melalui Program Menjaga Nusantara di Kabupaten Bangka Barat yang mencakup berbagai kegiatan mulai dari ketahanan pangan, penguatan UMKM, sekolah entrepreneur difabel, pengelolaan sampah hingga pemberdayaan perempuan.
Di sektor kelautan, PT TIMAH terus memperkuat program Fishing Ground dan Coral Garden sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir dan peningkatan ekonomi masyarakat nelayan.
Pada tahun 2025, PT TIMAH memperluas program Fishing Ground dengan penambahan ratusan unit rumpon di sejumlah kawasan perairan, sementara program Coral Garden diperkuat melalui pemasangan unit baru di wilayah Pulau Putri dan Laut Tuing.
Sementara itu, melalui Program TJSL, perusahaan menghadirkan berbagai bantuan sosial dan lingkungan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk bantuan sarana dan prasarana umum, rumah ibadah, pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, serta penanganan kondisi darurat dan kebencanaan.
Beberapa program yang dilaksanakan diantaranya Timah Merik Sembako, pada tahun 2025 sebanyak 10.366 orang penerima manfaat program ini. Program sapi kurban sebanyak 209 hewan kurban pada tahun 2025. Program Mudik Gratis dengan total peserta sebanyak 700 orang. Program Jaminan Sosial Kelompok Rentan, sebanyak 211 nelayan dan kaum rentan di wilayah operasional Perseroan yang mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan.
Di sektor ekonomi, PT TIMAH juga terus memperkuat peran pelaku usaha mikro dan kecil melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Program ini menjadi salah satu instrumen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui dukungan permodalan, pendampingan usaha, dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
Pada tahun 2025 sebanyak 154 mitra binaan telah mengikuti pameran/bazar dan sebanyak 112 mitra binaan telah mendapatkan pelatihan serta 24 mitra binaan telah mendapatkan alat bantu produksi.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa pelaksanaan program PPM, TJSL, dan PUMK merupakan bentuk kontribusi perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan.
“PT TIMAH tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional bisnis, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan sosial yang berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, program-program yang dijalankan telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat di wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
Menurut Anggi, perusahaan terus berupaya memastikan program yang dilaksanakan memberikan dampak nyata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap berbagai program yang telah dilaksanakan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah,” katanya.
Ke depan, PT TIMAH akan terus mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan, sehingga manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. (*)
