SMKN 1 Toboali ke Panggung Nasional, SMAN 1 Payung Raih Tiga Gelar Terbaik
“Mohon doanya, semoga para pelajar SMKN 1 Toboali mampu meraih tempat terhormat dalam FLS3N tingkat nasional,” ujarnya Jumat (12/6) pagi.
Prediksi meraih tiket ke panggung nasional sudah disampaikan Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah III Bangka Selatan Heru, Kamis (11/6).
“Insyaallah, melihat penampilan mereka dan semangat mereka yang luarbiasa, ada pelajar kita yang melaju ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Keberhasilan yang diraih para pelajar Bangka Selatan dalam lomba FLS3N tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026 ini tentunya kolaborasi semua pihak dan kerja keras serta semangat meraih juara yang diperlihatkan para generasi muda Negeri Junjung Behaoh.
Dari lomba FLS3N tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, tentunya menjadi bahan evaluasi dan kontemplasi semua pihak untuk berbenah pada kompetisi berikutnya.
Bagi para pelajar yang sudah berjuang dan belum meraih juara, panggung FLS3N tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak cuma diisi pemenang. Panggung itu berdiri karena ada yang berani naik, ada yang berani gagal di depan semua orang.
Belum berhasil di panggung FLS3N itu bukan akhir cerita. Itu jeda antar bab. Bab selanjutnya, adalah giliran mareka yang belajar dari ketidakberhasilan dan tetap bersemangat.
Kita patut bangga dengan para guru pembimbing dan pembina hingga Kepala Sekolah yang ikhlas yang nendampingi para siswanya hingga pentas berakhir. Berlari dari satu panggung perlombaan ke panggung perlombaan lainnya untuk mensupport para pelajar Bangka Selatan.
Para guru pembimbing dan pembina rela menunggu berjam-jam di sekitar arena perlombaan sebagai bentuk dukungan untuk para siswanya.
Pertanyaannya, apakah kita sebagai bagian dari kebermajuan prestasi pelajar Bangka Selatan telah memberikan kontribusi terbaik untuk prestasi pelajar kita?
Jangan-jangan kita cuma mensupport saat pengumuman pemenang. Bertepuk tangan saat mereka meraih tempat terhormat. Alamak, ngeri!
