Ketika Cahaya Rembulan Menyinari Kebersamaan
Ketika Cahaya Rembulan Menyinari Kebersamaan
Oleh: Iyek Aghnia
Cahaya rembulan menerangi semesta, Selasa (9/6/2026). Cahaya terangnya membesar. Sebesar semangat para pelajar SMA dan SMK Bangka Selatan yang akan berlomba dalam FLS3N tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Di depan mess penginapan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), beberapa orang berkumpul. Ada Muzakir, Kepala Sekolah SMAN 1 Airgegas. Ada Adam, guru pembimbing. Ada Reka. Ada Om Ali, guru pembimbing di SMAN 1 Airgegas. Dan beberapa orang lain yang ikut berkumpul. Mereka menyaksikan para siswa berlatih.
Terdengar suara instruksi dari pelatih. Ada pula tepuk tangan bergemuruh saat para siswa menyelesaikan latihan.
Cahaya rembulan mulai meninggi. Setinggi harapan para siswa untuk ikut perlombaan esok paginya.
“Semangat. Berikan yang terbaik untuk daerah kita Bangka Selatan,” pesan Muzakir kepada siswanya.
Dukungan diberikan para guru dan pembina sastra di SMAN 1 Airgegas Om Ali.
“Mereka ini membawa nama daerah,” ujar penyair yang tinggal di Desa Nyelanding.
Prestasi tidak lahir dalam semalam. Prestasi tumbuh dari dukungan, perhatian, dan kerja bersama.
Sebelumnya, saat sore harinya Kacabdin Wilayah III Bangka Selatan Heru bersama Pengawas Sekolah Cabdin Wilayah III Bangka Selatan Aspandi mendatangi mess penginapan peserta lomba FLS3N yang berada di kawasan BPMP Kompleks Perkantoran Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Heru bersama Aspandi mengecek kesiapan peserta dari Bangka Selatan. Berdialog dengan para kepala sekolah, guru pembimbing dan peserta lomba FLS3N.
“Insya Allah, ada perwakilan pelajar Bangka Selatan yang mewakili Provinsi Bangka Belitung di tingkat nasional,” ujarnya.
