Sementara itu, pengendara Honda Scoopy BN-2351-RF, Ayuni Wulantari (24), warga Desa Air Bulin, mengalami luka cukup serius. Ayuni menderita memar pada mata kiri, luka lecet di kedua kaki, serta dugaan patah tulang pada paha kanan akibat benturan keras.

Mendapat laporan dari warga setempat, personel Polres Bangka Barat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mendata saksi dan korban. Polisi juga langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Kelapa untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, membenarkan penanganan cepat yang dilakukan oleh jajarannya.

“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi TKP, melakukan pengamanan lokasi, olah TKP awal, serta membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” kata Iptu Yos Sudarso pada keterangan resminya, Jumat (19/6/2026) malam.

Baca Juga  Bus Tabrak Ibu dan Anak hingga Tewas di Jalan Desa Ibul, Kondektur Sebut Sopir Mengantuk

Hingga saat ini, Unit Laka Lantas Polres Bangka Barat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya kecelakaan. Petugas di lapangan juga terus mengumpulkan keterangan dari para saksi mata.

Atas insiden ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur nasional Pangkalpinang–Mentok. Pengendara diminta ekstra hati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari demi mengantisipasi tingginya risiko kecelakaan lalu lintas.